"Tetaplah bersinar apapun yang terjadi, karena banyak sekali orang yang bahagia karena sinarmu...!!"

Senin, 23 April 2012

Karena Berbakti Kepada Orang Tua

Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh...


Selain seorang Nabi, Sulaiman juga seorang raja yang terkenal dan atas izin Allah SWT beliau berhasil menundukkan Ratu Balqis dengan jin ifrit-Nya. Beliau juga dikenal sebagai manusia yang dapat berdialog dengan semua binatang.

Dikisahkan pada suatu hari Nabi Sulaiman sedang berkelana berjalan di antara bumi dan langit. Kemudian beliau tiba di satu samudera yang bergelombang besar. Untuk mencegah gelombang besar itu, Nabi Sulaiman memerintahkan angin untuk menenangkan samudera itu dan kemudian beliau memerintahkan jin Ifrit menyelam ke samudera itu sampai ke dasarnya. Di sana jin Ifrit melihat sebuah kubah dari permata putih yang tanpa lubang, lalu kubah itu diangkatnya ke atas samudera dan ditunjukkannya kepada Nabi Sulaiman.

Melihat kubah tanpa lubang penuh permata dari dasar laut itu Nabi Sulaiman menjadi takjub, “Kubah apakah gerangan ini?” pikirnya. Dengan memohon pertolongan Allah SWT, Nabi Sulaiman membuka tutup kubah itu dan betapa terkejutnya beliau ketika melihat ada seorang pemuda tinggal di dalamnya.

“ Siapakah engkau ini? Kelompok jin atau manusia? ”, tanya Nabi Sulaiman keheranan.

” Aku adalah manusia ”, jawab pemuda itu perlahan.

” Bagaimana engkau bisa mendapatkan karomah ini? ”, tanya Nabi Sulaiman lagi.

Kemudian pemuda itu menceritakan riwayatnya sampai kemudian memperoleh karomah dari Allah SWT, sehingga dia bisa tinggal di dalam kubah itu dan berada di dasar lautan.

Diceritakan, ibunya dulu sudah tua dan tidak berdaya sehingga dialah yang memapah dan menggendongnya ke mana pun dia pergi. Si anak itu selalu berbakti kepada orang tuanya dan ibunya selalu mendoakan anaknya. Salah satu doanya itu adalah ibunya selalu mendoakan agar anaknya diberi rezeki dan perasaan puas diri serta semoga anaknya ditempatkan di suatu tempat yang tidak di dunia dan tidak pula di langit.

“ Setelah ibuku wafat aku berkeliling di atas pantai. Dalam perjalanan aku melihat sesuatu yang terbuat dari permata. Kemudian aku mendekatinya dan terbukalah pintu kubah itu sehingga aku masuk ke dalamnya.”. Tutur pemuda itu kepada Nabi Sulaiman.

Nabi Sulaiman yang terkenal bisa berjalan di antara bumi dan langit itu menjadi kagum terhadap pemuda itu.
“ Bagaimana engkau bisa hidup di dalam kubah di dasar lautan itu? ”, tanya Nabi Sulaiman ingin mengetahui lebih lanjut.

” Di dalam kubah itu, aku sendiri juga tidak tahu di mana aku berada. Apakah di langit atau di udara, tetapi Allah tetap memberi rezeki kepadaku ketika aku tinggal di dalam kubah itu.”

“ Bagaimana Allah memberi makan kepadamu? ” Tanya Nabi Sulaiman.

“ Jika aku merasa lapar, Allah menciptakan pohon di dalam kubah dan buahnya yang aku makan. Jika aku merasa haus, maka keluarlah air yang teramat bersih, lebih putih daripada susu dan lebih manis daripada madu.” Jawab pemuda itu.

“ Bagaimana engkau mengetahui perbedaan siang dan malam? ”. Tanya Nabi Sulaiman yang merasa semakin takjub.

“ Bila telah terbit fajar, maka kubah itu menjadi putih dan dari situ aku mengetahui kalau hari itu sudah siang. Bila matahari terbenam, maka kubah itu menjadi gelap dan dari situ juga aku mengetahui hari sudah malam.” Tutur pemuda itu lagi.

Setelah selesai menceritakan kisahnya, lalu pemuda itu berdoa kepada Allah SWT, kemudian pintu kubah itu tertutup kembali dan pemuda itu tetap tinggal di dalamnya.

Itulah karomah bagi seorang pemuda yang berbakti kepada kedua orang tuanya terutama kepada ibunya.

Subhanallah…Allahu Akbar…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar