Bismillahirrohmanirrohim
Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh...
Selain seorang Nabi, Sulaiman juga seorang raja yang terkenal dan atas
izin Allah SWT beliau berhasil menundukkan Ratu Balqis dengan jin
ifrit-Nya. Beliau juga dikenal sebagai manusia yang dapat berdialog
dengan semua binatang.
Dikisahkan pada suatu hari Nabi Sulaiman
sedang berkelana berjalan di antara bumi dan langit. Kemudian beliau
tiba di satu samudera yang bergelombang besar. Untuk mencegah gelombang
besar itu, Nabi Sulaiman memerintahkan angin untuk menenangkan samudera
itu dan kemudian beliau memerintahkan jin Ifrit menyelam ke samudera itu
sampai ke dasarnya. Di sana jin Ifrit melihat sebuah kubah dari permata
putih yang tanpa lubang, lalu kubah itu diangkatnya ke atas samudera
dan ditunjukkannya kepada Nabi Sulaiman.
Melihat kubah tanpa
lubang penuh permata dari dasar laut itu Nabi Sulaiman menjadi takjub,
“Kubah apakah gerangan ini?” pikirnya. Dengan memohon pertolongan Allah
SWT, Nabi Sulaiman membuka tutup kubah itu dan betapa terkejutnya beliau
ketika melihat ada seorang pemuda tinggal di dalamnya.
“ Siapakah engkau ini? Kelompok jin atau manusia? ”, tanya Nabi Sulaiman keheranan.
” Aku adalah manusia ”, jawab pemuda itu perlahan.
” Bagaimana engkau bisa mendapatkan karomah ini? ”, tanya Nabi Sulaiman lagi.
Kemudian pemuda itu menceritakan riwayatnya sampai kemudian memperoleh
karomah dari Allah SWT, sehingga dia bisa tinggal di dalam kubah itu dan
berada di dasar lautan.
Diceritakan, ibunya dulu sudah tua dan
tidak berdaya sehingga dialah yang memapah dan menggendongnya ke mana
pun dia pergi. Si anak itu selalu berbakti kepada orang tuanya dan
ibunya selalu mendoakan anaknya. Salah satu doanya itu adalah ibunya
selalu mendoakan agar anaknya diberi rezeki dan perasaan puas diri serta
semoga anaknya ditempatkan di suatu tempat yang tidak di dunia dan
tidak pula di langit.
“ Setelah ibuku wafat aku berkeliling di
atas pantai. Dalam perjalanan aku melihat sesuatu yang terbuat dari
permata. Kemudian aku mendekatinya dan terbukalah pintu kubah itu
sehingga aku masuk ke dalamnya.”. Tutur pemuda itu kepada Nabi Sulaiman.
Nabi Sulaiman yang terkenal bisa berjalan di antara bumi dan langit itu menjadi kagum terhadap pemuda itu.
“ Bagaimana engkau bisa hidup di dalam kubah di dasar lautan itu? ”, tanya Nabi Sulaiman ingin mengetahui lebih lanjut.
” Di dalam kubah itu, aku sendiri juga tidak tahu di mana aku berada.
Apakah di langit atau di udara, tetapi Allah tetap memberi rezeki
kepadaku ketika aku tinggal di dalam kubah itu.”
“ Bagaimana Allah memberi makan kepadamu? ” Tanya Nabi Sulaiman.
“ Jika aku merasa lapar, Allah menciptakan pohon di dalam kubah dan
buahnya yang aku makan. Jika aku merasa haus, maka keluarlah air yang
teramat bersih, lebih putih daripada susu dan lebih manis daripada
madu.” Jawab pemuda itu.
“ Bagaimana engkau mengetahui perbedaan siang dan malam? ”. Tanya Nabi Sulaiman yang merasa semakin takjub.
“ Bila telah terbit fajar, maka kubah itu menjadi putih dan dari situ
aku mengetahui kalau hari itu sudah siang. Bila matahari terbenam, maka
kubah itu menjadi gelap dan dari situ juga aku mengetahui hari sudah
malam.” Tutur pemuda itu lagi.
Setelah selesai menceritakan
kisahnya, lalu pemuda itu berdoa kepada Allah SWT, kemudian pintu kubah
itu tertutup kembali dan pemuda itu tetap tinggal di dalamnya.
Itulah karomah bagi seorang pemuda yang berbakti kepada kedua orang tuanya terutama kepada ibunya.
Subhanallah…Allahu Akbar…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar