"Tetaplah bersinar apapun yang terjadi, karena banyak sekali orang yang bahagia karena sinarmu...!!"

Jumat, 01 Juni 2012

Jika Bukan Karena Cinta Allah

Aku bukanlah orang yang banyak menuntut, 
karna aku juga belum tentu dapat memenuhi tuntutan dari pasanganku....
Aku bukanlah orang yang menuntut kesempurnaan, 

karna akupun tidak dapat memberi kesempurnaan....
Aku bukanlah orang yang banyak mengajukan kriteria Wanita Idaman, 

karna aku mungkin juga tidak termasuk kedalam Pria Idaman...

Jika bukan mengharap Rahmat dan Ridho dari-Nya..

Aku hanya mengharap pendamping yang mencintaiku apa adanya....
Jika bukan mengharap Rahmat dan Ridho-Nya...
Cukuplah dia yang seiman, asal bisa sholat yang lainnya tidak penting....
Jika bukan karna takut akan Murka-Nya...
Aku akan berpacaran dengan banyak wanita, agar aku bisa memilih siapa yang terbaik diantara mereka...
Jika bukan karna Allah.... 

Cukuplah aku mencintaimu karna CINTA... CINTA... dan CINTA yang di agung-agungkan oleh para remaja....

Tapi karna aku menginginkan Cinta-Nya, Rahmat-Nya, Ridha-Nya...
Aku ingin memilihmu karna Cintaku pada-Nya...
Aku ingin menerimamu karna Cintaku pada-Nya...
Aku ingin mencintaimu karna akhlak dan ketaqwaanmu pada-Nya...


Dan akupun ingin kau memilihku dan menerimaku karna cintaku pada-Nya...


^_^.

12 Golongan yang di do'akan Malaikat

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
...
"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa 'Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci". (HR Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.

"Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya 'Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia' (HR Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim 469)

3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf - shaf terdepan" (Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra' bin 'Azib)

4. Orang-orang yang menyambung shaf pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf" (Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

5. Para malaikat mengucapkan 'aamin' ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.

"Jika seorang Imam membaca 'ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian 'aamiin', karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu" (HR Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 782)

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.

"Para malaikat akan selalu bershalawat ( berdoa ) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata, 'Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no. 8106)

7. Orang-orang yang melakukan shalat shubuh dan 'ashar secara berjama'ah.

"Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, 'Bagaimana kalian meninggalkan hambaku?', mereka menjawab, 'Kami datang sedangkan mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat'" (HR Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al Musnad no.9140)

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.

"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata 'aamiin dan engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan' (HR Imam Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim 2733)

9. Orang-orang yang berinfak.

"Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'. Dan lainnya berkata, 'Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit'" (HR Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari 1442 dan Shahih Muslim 1010)

10. Orang yang sedang makan sahur.

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk disaat sahur untuk puasa"sunnah" (HR Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, dari Abdullah bin Umar)

11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.

"Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh" (HR Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al Musnad 754)

12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.

"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain" (HR Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily)

Wallahua’lam bish shawwab.

Suami Kejam Berubah Menjadi Sholeh

Seorang wanita salehah sedang diuji oleh Allah Azza Wa Jalla dengan seorang suami yang berperilaku buruk, bertabiat kasar, jauh dari Allah Azza wa Jalla.

Pukulan keras adlah hadiah sang suami untuknya,terjadi siang dan malam, sering hanya karena alasan sepele.berkali kali dia memikirkan untuk cerai, tetapi dia berlindung kepada Allah Azza Wa Jalla pada waktu sahur dengan terus menerus berdoa semoga Allah Azza Wa jalla membukakan hati suaminya.

hal ini berlangsung beberapa tahun,sementara dia memikul dua beban yang berat dalam hidupnya.

Beberapa kali Pak Amir,teman mereka,mengunjungi suaminya. Pak amir mengundang suaminya untuk datang ke rumah untuk mengajaknya pada kebaikan. suaminya selalu menolak,bermuka masam dan tidak mau menemui atau duduk dengan Pak Amir.

Si istri terus menerus berdoa,sabar menghadapi siksaan suaminya. pak amir kagum dengan kesabarannya menghadapi perilaku kasar suaminya.ia tak yakin ada wanita yang bisa sesabar wanita tersebut.

setelah itu datanglah pertolongan Allah Azza Wa Jalla,Iradah Allah datang memberi hidayah kepada si suami.

Setelah mendapat hidayah,dia menjadi teman dekat pak amir.
suatu kali dia menceritakan bagaimana hidayah Allah Azza Wa Jalla turun kepadanya.

" kadang kadang aku bangun pada tengah malam,dan tidak mendapati istriku disampingku.aku bangun untuk mencarinya,ternyata dia sedang bersungguh sungguh berdiri dihaadapan Allah Azza Wa Jalla,berdoa terus menerus,hal itu terulang bekali kali.

aku memukulinya,juga menamparnya,kalau tidak mendapati baju setelan telah bersih dan siap pada tempatnya.celaka dia seandainya makanan kurang garam atau kebnyakan garam.
aku orang yang bengis, sampai sampai aku tidak mendengar satu kalimatpun darinya. aku tidak mau mendengar nasihat ataupun saran. bahkan amarahku mendidih karena kata-kata "shalatlah!" atau "Matikan lagunya!". kadang kadang aku memaksanya melakukan beberapa hal atau menghadiri tempat tempat yang tidak pantas dilakukan dan dihadiri oleh seorang wanita shalehah.

suatu malam dia menangis, berdoa kepada Allah Azza Wa Jalla dalam shalat malamnya.aku terbangun karena tangis dan doanya.aku merasakan seperti sebuah tusukan menembus dadaku .rasa sakit yang menjadikan diriku secepat kedipan mata membuka kembali lembaran hidupku dan sikapku kepadanya.
sementara dia TIDAK BERHENTI MENDOAKANKU.

Dengan cepat dan diliputi kekhawatiran aku bangun.hari itu aku berwudhu dan shalat Subuh berjama'ah,sejak itu aku menemukan diriku dan menemukan istriku yang telah lama menderita karena buruknya perlakuan ku padanya.

Sekarang suami tersebut menjadi orang yang sangat arif. hatinya lembut dan bersih.kebaikannya melebihi istrinya.pembawaannya shaleh.tidak melewati sepuluh yang terakhir pada bulan Ramadhan kecuali beri`tikaf di Masjidil Haram setiap tahun sejak perubahan terjadi dalam hidupnya.

Semua orang yang bertemu dengannya dan melihat pembawaannya pastik mengatakan bahwa dia termasuk generasi pertama umat islam.

Si istri pun sangat bahagia dengan perubahan suaminya.sekarang dia hidup bersama suami yang tidak mempunyai keinginan lain kecuali menerapkan petunjuk Nabi dalam bergaul dengan istri. suami itu berkata kepada pak Amir " aku ingin menjadi salah seorang yang berleher panjanng pada hari kiamat"
maka dia mengajukan diri kepada pihak yang berwenang di kota tersebut dan menjadi salah seorang muazin di sana.hatinya telah tertambat di masjid,padahal dulu dia berlari darinya.

MAHA SUCI ALLAH AZZA WA JALLA YANG MEMBOLAK BALIKAN HATI.

Minggu, 20 Mei 2012

Pejuang Robbani


Digelap gulitanya malam
digemericik suara hujan
riuh suara katak bersahutan
berlomba bernyanyi bersama jangkrik

Terbuai aku dengan hembusan angin malam
seakan membuai melenakanku ke alam mimpi
namun sinar rembulan mengejutkanku
membangunkanku menuju Lail-NYA

Pagi menjuntai membangun asa
torehkan embun pelepas dahaga
pintu menjerit meminta dibuka
mentari memanggil bersorak sorai

Hey Pemuda.....!!!
bangkit dari tidurmu
lihat di depan matamu
rumah, sawah, rumput, sungai, gunung, lautan
menoreh asa padamu

Hey Pemuda...!!!
ini Negerimu..
ini Bangsamu..
ini Tanah Airmu..

Bukankah Tuhan mengajarkanmu untuk menjaganya ?
bukankah Tuhan mengajarkanmu untuk membelanya ?

Masih sudikah kau melihat kemiskinan dimana-mana ?
masih mampukah kau melihat kedzoliman yang membahana ?
masih inginkah kau melihat para penguasa penghisap darah rakyat ?

Sekarang saatnya hey Pemuda....!!!
bukalah matamu
pandang tajam ke depan
ayunkan tanganmu tuntaskan perbaikan
langkahkan kakimu tunaikan kemakmuran

Inilah saatnya hey Pemuda...!!
terobos kenistaan, tanamkan kemakrufan
singsingkan lengan baju ukir kejayaan

Hey Pemuda...!!
bangkitkan semangatmu
kibarkan giroh juangmu
tunjukkan pada dunia
inilah pejuang penerus Rosulullah SAW
inilah pejuang penerus Umar Bin Khattab
inilah pejuang penerus Umar Bin Abdul Aziz

Ayo Pemuda...!!
Mari Pemuda...!!
Bangkit Pemuda...!!
Semangat Pemuda...!!
Berjuanglah Pemuda Robbani...!!

Senin, 14 Mei 2012

Persahabatan Sampai ke Surga

Bismillahirrohmanirrohim...

Jariku menari indah untuk mengetik sebuah pesan singkat pada sahabatku lewat handphone.
"Assalammu'alaikum... gimana kabar iman antum hari ini akhi..?? semoga Alloh berikan yang terbaik buat antum dan keluarga. Gimana tilawahnya..?? lancar..??"

Kukirim pesan itu, kepada seorang sahabatku, sahabat yang melebihi persaudaraan sedarah. persahabatan yang diikat oleh sebuah motivasi, sebuah ikatan yang sangat kuat... aqidah.

Tak berapa lama HP-ku berbunyi. Sebuah pesan dari seberang.
"Wa'alaikumsalam.... Alhamdulillah baik akhi. Jazakalloh sapaan antum. Di kondisi seperti ini ana butuh sapaan ikhwah seperti ini. Ana kangen antum...."

Subhanalloh...tak terasa air mata ini menetes, sapaan dari hati akan sampai juga ke hati.

Kurasakan ada beban yang sangat berat menimpa sahabatku diujung sana.
"Ya Alloh... semoga Kau ringankan beban saudaraku, jika dia sakit maka ikhlaskan dia, gugurkanlah dosa-dosanya. Jadikan ujian yang Kau berikan sebagai penambah imannya pada-Mu". Itulah sebait doaku untuknya...

Hampir empat tahun kami bersama di sebuah daerah terpencil, bekerja di sebuah perusahaan batubara, di kalimantan Timur. Suka dan duka kami jalani berdua, mungkin tidak hanya berdua, banyak... bahkan keluarga kami begitu dekat. Pahit dan getir, canda dan tawa kami lewatkan bersama dalam mengarungi perjalanan panjang dakwah di sana. Siang hari, kami bekerja untuk mencari nafkah, malamnya kami gunakan untuk syuro agenda-agenda dakwah esok hari, minggu depan bahkan agenda bulan depan. Tak jarang kami harus pulang lewat tengah malam, berboncengan motor berdua. Sungguh sebuah nikmat yang luar biasa....nikmat ukhuwah.

Aku tak akan lupa sosok itu, sosok yang sederhana, tapi punya pemikiran jauh ke depan tentang dakwah ini. Pribadi yang selalu siap menerima amanah dakwah di manapun, apapun dan kapanpun.

Kuingat ketika kami mendapat amanah mengisi taujih di sebuah SMA terpencil yang terletak puluhan kilometer dari dari tempat kami tinggal.
"Akhi... dulu Rasululloh perjuangannya lebih berat dari ini, dicaci maki, dilempari kotoran dan ditekan mentalnya", begitu ujarnya saat berada di tengah jalan.

Semangatnya mengingatkanku untuk lebih kuat lagi menerima amanah dakwah di daerah yang baru aku tinggali sekarang.

Kini hampir lima tahun aku tidak bertemu dengannya. Dulu... di saat hati ini membutuhkan penguatan, dialah yang datang menguatkan, atau kadang sebaliknya. Di saat aku butuh perhatian, dia juga yang rajin me-mutaba'ah amalan-amalan harianku
dengan sms-smsnya. Ya Alloh... semoga kau tetapkan iman di dadanya.
"Tetapi aku tahu sahabat, kaupun juga manusia biasa" lirihku
Kadang kau semangat, tetapi kadangkala ruhiyahmu turun. Kuharapkan dengan membaca suratku ini, kau ingat saat-saat kita bahu membahu bekerja di markas dakwah sampai tengah malam, dan harapanku, ingatan itu menjadi kenangan manis
ukhuwah kita.

Aku tahu kadang senyummu tak terbalas oleh qiyadahmu dan oleh sahabatmu di sana, tetapi percayalah seyummu akan menjadi hiasan di surga-Nya. Kutahu keringatmu membanjir arena amanah dakwah yang kau emban, tapi semoga keringatmu akan menjadi pemadam bara api neraka. Aku tahu airmatamu kadang menetes, tapi semoga tetesannya akan menyuburkan bumi ini dengan munculnya mujahid-mujahid baru yang siap menerima tanggungjawab dakwah.

Sahabatku...di saat kau merasa kesepian... ingatlah bahwa Allah sangat dekat.
Sahabatku.. di saat kau merasa berat menajalani hidup ini, ingatlah jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu.
Ingatlah sahabatku, seberat apapun beban yang kau pikul saat ini, Gusti Allah tidak tidur, Alloh tidak dzalim padamu.
sahabatku... kuingin sapaanku ini mengobati rasa rindumu....
Kuingin sapaanku ini mengobati galau hatimu di kala kau membutuhkan sentuhan hati yang tulus..
Kuingin sapaanku ini menjadi pelipur lara tatkala tak seorang ikhwahpun memperhatikanmu.
Karena kuyakin engkaupun manusia yang butuh perhatian seorang sahabat, berbagi suka dan duka dalam mengarungi jalan panjang dakwah ini.
Sahabatku semoga suatu saat kita bertemu, kalaupun tidak di sini, di dunia ini.. semoga Allah mempertemukan kita di surga-Nya. Semoga persahabatan kita sampai ke Surga.. aamiin...

Teruntuk seluruh sahabat-sahabatku..
^_^.

10 Hak Ukhuwah dan Kasih Sayang

Bismillahirrohmanirrohim...

Muslim yang satu dengan muslim yang lain adalah satu ikatan yang diikat dengan persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyah). Mukmin yang satu dengan mukmin yang lain adalah saudara.

Sampai kapan pun, musuh-musuh Islam tidak rela jika umat Islam bersatu dan saling berkasih sayang. Padahal itu adalah karakter yang harus dimiliki oleh kaum mukminin

Allah SWT menyebutkan bahwa generasi Muslim terbaik adalah generasi yang saling berkasih sayang antar mereka.

"Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka." (QS. Al-Fath : 29)

Dalam ayat yang lain, Allah juga menyebutkan karakter itu sebagai karakter generasi pengganti; generasi pilihan.

"Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin." (QS. Al-Maidah : 54)

Bagaimana bentuk kasih sayang sesama muslim yang menjadi hak ukhuwah itu? Setidaknya ada 10 bentuk kasih sayang yang menjadi hak ukhuwah :

1. Berlemah lembut dalam bersikap dan bertutur
"Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu." (QS. Ali Imran : 159)

2. Memaafkan dan memohonkan ampun serta bermusyawarah dengan mereka
"Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu." (QS. Ali Imran : 159)

3. Tawadhu' terhadap sesama Muslim
"Dan sesungguhnya Allah mewahyukan padaku untuk memiliki sifat tawadhu’. Janganlah seseorang menyombongkan diri (berbangga diri) dan melampaui batas pada yang lain." (HR. Muslim).

4. Menghilangkan hal-hal yang bisa menyakiti mereka
Dalam sebuah hadits, Abu Barzah Al-Aslami bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat bermanfaat bagiku.” Beliau menjawab, “Singkirkanlah gangguan dari jalan-jalan kaum muslimin.” (H.R. Muslim dan Ibnu Majah)


5. Senyum, Salam dan Sapa
"Senyummu di hadapan wajah saudaramu adalah sedekah." (HR. Tirmidzi)

"Wahai sekalian manusia, sebarkan salam, berikan makanan, dan lakukan shalat saat orang lain tidur malam, niscaya kalian masuk surga dengan tenang." (HR. Tirmidzi, "hasan shahih")

6. Meringankan kesusahan sesama Muslim dan membantu mencarikan solusi baginya
"Barangsiapa membantu keperluan saudaranya, maka Allah membantu keperluannya. Barangsiapa menghilangkan kesusahan seseorang, maka Allah akan menghilangkan kesusahannya pada hari kiamat." (Muttafaq 'alaih)

7. Menutupi aib sesama Muslim
"Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, maka Allah menutup aibnya pada hari kiamat." (Muttafaq 'alaih)

8. Senang melakukan/memberikan sesuatu yang disenangi sesama Muslim
"Tidak beriman seseorang hingga ia mencintai untuk saudaranya apa yang ia cintai untuk dirinya." (HR. Bukhari)

9. Menunaikan hak-hak mereka, terutama enam hak sosial Muslim dari Muslim lainnya
"Hak seorang Muslim atas Muslim lainnya ada enam; jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam kepadanya, jika dia mengundangmu maka penuhilah undangannya, jika dia meminta nasihat kepadamu maka nasihatilah dia, jika dia bersin dia memuji Allah subhanahu wata’ala maka bertasymitlah untuknya, jika dia sakit maka jenguklah, dan jika dia mati maka iringilah jenazahnya." (H.R. Muslim)

Tasymit adalah mendo’akan Muslim yang bersin dengan ucapan "Yarhamukallah" (semoga Allah merahmatimu)

10. Mendoakan sesama Muslim dalam doa-doa kita, baik sepengetahuannya ataupun di luar sepengetahuannya
"Tidak ada seorang hamba pun yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata kepadanya, "Dan bagimu seperti apa yang kamu pinta" (HR. Muslim)

^_^.

Kamis, 10 Mei 2012

Untukmu Pejuang Dinnullah

Untukmu pejuang dinnullah,
Teruslah berjuang membawa risalah Rasulmu
Untuk kehidupan umat yang lebih baik
Seperti sel darah merah yang mengangkut oksigen
Untuk menghidupi sel-sel tubuh

                     Untukmu pejuang dinnullah,
                     Teruslah menyeru membersihkan setiap ide kufur
                     Yang telah menjalar di otak dan benak umat
                     Seperti ginjal yang tak pernah letih mencuci darah-darah kotor
                     Membersihkannya dari zat-zat racun perusak kinerja tubuh

Untukmu pejuang dinnulah,
Teruslah beropini membongkar makar para kapitalis dan zionis kejam
Yang merusak tatanan kehidupan umat
Seperti hati membongkar sel darah merah
Meremajakannya dan menjadikannya layak beredar kembali

                     Untukmu pejuang dinnullah,
                     Teruslah bersatu, berjalan bergandengan
                     Memikul setiap beban kehidupan
                     Seperti benang-benang fibrin
                     Yang saling bertautan bekerjasama menutupi luka

Untukmu pejuang dinnullah,
Umat menanti perjuanganmu,
Untukmu pejuang dinnullah,
Surga menunggu kesyahidanmu,
Untukmu pejuang dinnullah . . . .